Pemeriksaan Kesehatan Jiwa Bacaleg Di RSUD Kajen Dibuka Selama Empat Hari

Pemeriksaan Kesehatan Jiwa Bacaleg Di RSUD Kajen Dibuka Selama Empat Hari

KAJEN – Akibat terkendala sumber daya manusia dalam melayani para calon anggota legislatif yang hendak melakukan tes kesehatan rohani di RSUD Kajen, rumah sakit tersebut hanya membuka pelayanan selama empat hari yaitu sejak 4-7 Juli 2018. Namun, untuk tes kesehatan fisik tetap dibuka sesuai jadwal yang telah ditetapkan KPU yaitu pada 14 Juli.

“Kami terkendala untuk melayani tes para Caleg karena dokter spesialis jiwa hanya ada satu, maka dari itu untuk tes kejiwaan akan dibuka sampai tanggal Sabtu (7/7) mendatang. Namun untuk tes kesehatan akan tetap dibuka sampai 14 Juli,” kata Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang Medis RSUD Kajen, Kamis (5/7).

Menurutnya, hingga saat ini sudah ada sekitar 120 Caleg yang sudah menjalani tes kesehatan. Bahkan ada yang melakukan tes kesehatan sebelum pendaftaran dibuka. “Dalam tes ada dua orang yang harus menjalani tes lanjutan karena perlu dilakukan validasi ulang, dalam tes kejiwaan, selain itu ada 4 orang yang gagal dalam tes rekam jantung,” paparnya.

Disebutkan masih ada sekitar 400 an Caleg karena total keseluruhan ada sekitar 600 orang. Pihaknya memprediksi para Caleg akan berbondong-bondong ke RSUD Kajen Jumat-Sabtu mendatang. “Biasa para Caleg akan berbondong-bondong melakukan tes sebelum batas pemdaftaran yang ditetapkan KPU,” kata Imam.

Untuk mengantisipasi membludaknya pendaftaran pihaknya telah melakukan koordinasi bersama RSUD Kraton untuk melaksanaka tes kesehatan. “Para Caleg juga bisa melakukan tes kesehatan di RSUD Kraton, dan di RSUD tersebut dokter spesialis jiwa tetap siaga. Aturan dari KPU memperbolehkan para Caleg melakukan tes kesehatan di rumah sakit, Puskesmas dan dokter pemerintah,” terangnya.

Salah satu bakal calon legislatif dari Parte Demokrat Kafita Riskiana (21) yang datang ke RSUD Kajen untuk melakukan tes kesehatan sebagai syarat pendaftaran calon legislatif menuturkan telah menjalani tes radiologi dan tes kejiwaan selama kurang lebih tiga jam.

“Saya melakukan tes untuk mendaftar sebagai calon legislatif dalam Pilleg, kalau dibilang capek ya capek tapi tetap akan saya jalani. Hingga kini tesnya juga belum semua selesai masih harus menjalani benerapa tes lagi,” ujarnya saat ditemui di RSUD Kajen.

Riskiana berharap bisa lolos menjadi anggota legislatif dan menyuarakan suara masyarakat di daerahnya.
“Pasti harapanya semua lancar, saya perwakilan dari Partai Demokrat dan mewakili daerah Tirto,” jelasnya.

Adapun Abi Rizal Komisioner KPU Kabupaten Pekalongan memaparkan syarat mendaftar Caleg yaitu sehat jasmani rohani dari pihak rumah sakit pemerintah. “Terkiat ada yang melakukan tes kesehatan sebelum pembukaan pendaftaran Caleg dimuali sah-sah saja karena surat kesehatan tersebut berlaku untuk beberapa bulan. Dan para Caleg yang mendaftar minilam berusia 21 tahun,” jelasnya.(Tim)

0 Komentar